Notification

×
/*KT Setiyo Konco Desa Cepedak*/

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapan Sekolah Aktif Lagi? Apa Saja Syaratnya?

Saturday, 5 December 2020 | 12/05/2020 05:30:00 pm WIB Last Updated 2020-12-22T01:33:37Z

Kapan sekolah aktif lagi? pada masa pandemi ini tentu semua pihak mengalami serta merasakan dampaknya, terutama pada para siswa pelajar baik duduk di jenjang TK sampai kuliah. Akibat wadah yang menyerang maka kegiatan belajar mengajar tidak dilakukan seperti biasanya, akan tetapi diganti menjadi metode daring.




Kapan Sekolah Aktif Lagi?

Pertanyaan tersebut tentu menyelimuti benak setiap pelajar seluruh Indonesia bahkan dunia yang merasakan dampak dari wabah Covid19 ini. Terlebih lagi sudah berjalan hingga hampir setahun sekolah masih saja dilakukan secara daring. Bahkan hal tersebut turut dirasakan oleh para orang tua.

Pada bulan lalu pihak pemerintah menginformasikan perihal peserta didik yang berada di berbagai pembagian zona aman terhadap wabah. Hasilnya bahwa terdapat sekitar 94 persen peserta didik berada di 429 kabupaten berzona kuning, oranye, dan merah.

Para peserta didik yang disebutkan di atas diharuskan melakukan pembelajaran secara daring. Selain itu terdapat 6 persen siswa saja berada pada zona hijau atau aman dari wabah ini tersebar pada 85 kabupaten dan melakukan pembelajaran secara normal seperti biasanya.

Sebenarnya sudah ada sebuah peraturan baru yang disebut juga dengan new normal diharapkan dapat memberikan atau membolehkan melakukan sebuah kegiatan seperti biasanya. Akan tetapi hal itu tidak berjalan dengan sempurna karena masih banyak sebagian daerah memiliki angka infeksi tinggi.

Oleh karena itu, Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dalam menyikapi persoalan di atas memperkirakan kegiatan belajar mengajar akan dilakukan seperti biasanya pada akhir tahun ini atau awal 2021. Hal tersebut karena pemerintah masih melihat perkembangan.

Bahkan terdapat sebagian pihak mengingatkan pemerintah untuk jangan terlalu terburu-buru membuka kembali sekolah secara offline seperti biasanya. Pendapat tersebut dikarenakan mengingat penyebaran virus masih terus mengalami peningkatan di beberapa daerah.

Lalu Apa Saja Syaratnya

Berikut ini adalah beberapa syarat-syarat yang harus dilakukan oleh sekolahan. Yaitu jika akan melakukan proses kegiatan belajar mengajar secara langsung sesuai dengan warna zona aman tiap-tiap daerah masing-masing.

  • Kesediaan sanitasi serta kebersihan seperti pada toilet, cuci tangan menggunakan sabun serta air yang mengalir, dan pembersih tangan (hand sanitizer), serta penyemprotan desinfektan secara berkala.
  • Harus mampu dalam mengakses layanan kesehatan dengan baik seperti klinik, puskesmas, rumah sakit, dan lain sebagainya yang bersangkutan dengan kondisi fisik. 
  • Harus mampu mempersiapkan serta menerapkan area wajib menggunakan masker serta pelindung pada wajah.
  • Setiap sekolah harus memiliki pengukur suhu tubuh sendiri yang berjenis thermogun. 
  • Pemetaan terhadap warga satuan pendidikan supaya jangan melakukan kegiatan terlebih dulu.
  • Harus membuat komitmen mengenai persiapan melakukan kegiatan belajar mengajar bertatap muka secara langsung.
Dampak dari Pembelajaran yang Belum Aktif Seperti Sedia Kala

Beberapa hal di atas dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus ini, yang mana pada anak-anak dibawah umur belum mampu menjaga kesehatan tanpa pengawasan ekstra. Akan tetapi jika sekolah terus menerus atau terlalu lama dilakukan secara daring dapat menyebabkan beberapa dampak buruk yaitu:

1. Ancaman Putusnya Sekolah pada Anak

Selain berdampak pada metode pembelajaran, wabah tersebut juga sangat berpengaruh terhadap perekonomian di seluruh dunia. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan para pelajar akan bekerja demi membantu mencari nafkah orang tuanya tatkala susah mencari bahan pangan.

Selain alasan diatas terdapat juga pemikiran para orang tua murid menganggap dengan metode pembelajaran sekolah secara daring. Dalam artian, tidak bertatap muka secara langsung maka dapat disambi bekerja. Makanya dampak dari belajar online dapat memutus sekolah pelajar.

2. Penurunan Capaian Belajar

Dengan menggunakan metode pembelajaran secara daring pasti membutuhkan alat komunikasi seperti handphone serta paket data internet. Oleh karena itu dapat menyulitkan para pelajar yang memiliki ekonomi rendah untuk membeli semua keperluan tersebut, apalagi tidak semua siswa anak orang kaya. 

Selain itu dampak dari belajar secara daring terlihat pada penurunan nilai setiap pelajar, jika dibandingkan dengan bertatap muka secara langsung. Memang dengan menggunakan metode online para siswa tidak dapat fokus seratu persen pada materi yang disampaikan oleh guru kepadanya.

3. Kekerasan Pada Anak dan Risiko Eksternal

Kekerasan tersebut kemungkinan dapat terjadi oleh setiap siswa terlebih guru tidak bisa mengawasi secara langsung. Hal tersebut dikarenakan para pelajar tidak mungkin setiap waktu berada dalam rumah saja, tentu membutuhkan hiburan diluar bersama teman-teman sekolahnya juga. 

Selain terjadinya beberapa dampak buruk dari berjalannya sekolah secara daring seperti yang sudah dibahas di atas. Terdapat juga beberapa tantangan harus dilalui oleh pihak pengajar yaitu guru serta orang tua murid.

4. Guru

Tugas guru selain mengajar juga harus fokus terhadap berjalannya sebuah kurikulum. Jadi jika sekolah dilakukan secara daring terus menerus, maka tidak menutup kemungkinan akan menyulitkannya untuk mengelolanya secara jarak jauh. 

Selain itu waktu belajar yang harus diberikan pada siswa pun berkurang tidak bisa normal seperti biasanya ketika bertatap muka secara langsung. Dan juga guru akan mengalami kesulitan untuk berkomunikasi kepada orang tua murid sebagai mitra ketika melakukan pembelajaran di rumah.

5. Orang Tua

Tentu Anda sudah mengetahui atau bahkan merasakannya bahwa tidak bisa selalu setiap saat untuk mendampingi sang anak belajar maupun mengerjakan tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam waktu dekat. Hal tersebut dikarenakan para orang tua juga berkewajiban bekerja mencari makan. 

Selain alasan diatas terdapat juga sebagian orang tua kesulitan memahami materi sang anak karena memiliki latar belakang pendidikannya tidak semuanya sama. Bahkan kurang mampu dalam memberikan motivasi supaya buah hatinya untuk dapat fokus pada materi.

Tentu Anda masih selalu bertanya-tanya kapan sekolah aktif lagi? apa saja syaratnya? jika sudah normal seperti biasanya. Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa pemerintah sampai saat ini belum berani menentukan jadwal pastinya, kalaupun ada itu masih menjadi sebatas rencana. Demikian artikel yang memberikan bahasan mengenai kapan sekolah aktif lagi? Dan apa saja syaratnya? Semoga dapat menambah pengetahuan dan informasi bagi Anda.

Penulis : 
Vellia Amanda Putri 




HASIL PILBUP PURWOREJO DESA CEPEDAK


×
Berita Terbaru Update